Susi Ancam Mundur dari Menteri
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat bertemu Ketua DPD Irman Gusman. Foto: Ricardo/JPNN
JAKARTA - Menteri
Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menyatakan, akan mundur dari
jabatannya sebagai menteri jika birokrasi terus menerus bergerak lambat
dalam merespon kebijakan yang mendukung para nelayan.
Hal tersebut disampaikan Susi saat memenuhi undangan rapat kerja dengan Komite II DPD RI di Gedung DPD, Jakarta, Rabu (5/11).
“Kalau Susi yang dibilang macan ompong
tidak apa, tapi ini kan Susi sebagai menteri yang merepresentasikan
negara. Jadi, artinya negara yang macan ompong dong, ya saya nggak
mungkin begitu. Lebih baik saya mundur saja,” tegas Susi dalam
keterangan tertulis Pemberitaan DPD RI.
Lebih lanjut Susi mengatakan, dirinya
geram dengan kegiatan illegal fishing yang dilakukan oleh kapal asing di
perairan Indonesia. Untuk itu, pihak telah selesai membuat peraturan
mengenai moratorium penangkapan ikan dengan kapal besar di seluruh
perairan Indonesia.
“Saya berharap peraturan ini bisa disahkan Menteri Hukum dan HAM dalam beberapa hari ke depan,” harap dia.
Wanita asal Pangandaran, Jawa Barat ini
mengaku sudah mengantongi restu Presiden Joko Widodo untuk moratorium
semua kebijakan yang tidak menguntungkan rakyat. “Pak Jokowi akan
mendukung semua kebijakan tentang moratorium kelautan,” cetusnya.
Menanggapi hal itu, Ketua DPD Irman
Gusman mengaku mendukung upaya Menteri Kelautan dan Perikanan dalam
merealisasikan pengelolaan sektor perikanan dan kelautan di dalam negeri
yang berkelanjutan.
“Saya berharap dengan tekad dan kerja
keras Menteri Kelautan dan Perikanan, maka pembangunan ekonomi
berkelanjutan di sektor perikanan dan kelautan akan terwujud,” tegas
dia. (fdi)
Label: Info State thee, lifestyle, politik, State thee Info


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda