Usut Suap CPNS Muratara, Polisi Bidik KemenPAN dan RB
Suasana penggerebekan kepemilikan uang Rp 1,99 miliar di depan pintu kamar 107 Hotel Nala Sea Side Pantai Panjang. Rakyat Bengkulu/JPNN.com
JAKARTA - Bareskrim Mabes Polri terus mengembangkan kasus dugaan suap penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan. Kendati sudah menyerahkan berkas tahap I, untuk tersangka Kepala Bagian Kepegawaian Pemerintah Kabupaten Muratara, M. Rifai, Bareskrim berencana meminta keterangan dari pihak Kementerian Reformasi dan Birokrasi.
Pelaksana Harian Wakil Direktur Tindak
Pidana Korupsi Bareskrim Mabes Polri Kombes Djoko Purwanto mengatakan
KemenPAN-RB perlu diambil keterngannya karena dalam dalam proses
penerimaan CPNS berkaitan erat dengan kementerian yang kini dipimpin
Yudy Chrisnandi itu.
"Apa yang tadi coba kita sampaikan bahwa
dengan alat bukti yang telah kita kirimkan tahap I, kita mengembangkan
kasus ini dugaan modus operandi yang dipakai bagaimana merekrut CPNS.
Tentunya ada aturan-aturan yang berkaitan dengan Kemenpan RB. Itu pasti
kita mintakan keterangan. Dan itu salah satu bagian dari unsur
pembuktian kita untuk tersangka yang ini (Rifai)," katanya di Mabes
Polri, Rabu (5/11).
Dia pun mengatakan bahwa pihaknya
berencana melakukan penggeledahan di Jakarta, untuk pengembangan
bukti-bukti yang sudah didapat. Namun, Djoko membantah penggeledahan itu
akan dilakukan di KemenPAN-RB.
"Dengan adanya bukti yang kita dapat
rencananya kita akan lakukan penggeledahan di Jakarta, bukan di KemenPAN
dan RB. Terkait dengan diperiksa, pasti diperiksa (pihak KemenPAN dan
RB)," kata Djoko.
Saat dikonfirmasi soal bagaimana dengan
Bupati Ariskopi Ayup yang sempat diperiksa terkait kasus ini, Djoko
menjawab diplomatis. "Apakah ada perkembangan sangat bergantung dari
bukti penyidik," katanya.
Seperti diketahu Bupati Ariskopi pekan lalu digarap Bareskrim. Namun, Bupati membantah terlibat dalam kasus ini. (boy/jpnn)
Label: CPNS, Info State thee, kriminal


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda