01/11/14

KIP Tahap I telah dibagikan

Inilah Daerah Tahap I 152 Ribu Siswa Dibagikan Kartu Indonesia Pintar Dan Sehat

Posted by 

Kartu Indonesia Pintar dalam beberapa waktu kedepan akan rilis sebagai pengganti Program BSM, KIP sendiri memiliki kelebihan dibanding BSM atau Bantuan Siswa miskin yang dalam rencananya akan dihapuskan agar tidak terjadi tumpang tindih bantuan yang tujuannya tidak berbeda jauh.
Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah (Menbuddikdasmen) Anies Baswedan akan membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) tahap I kepada sebanyak 152.434 siswa. Jumlah tersebut berdasarkan penerima program Bantuan Siswa Miskin (BSM) lalu.
"Pada kesempatan ini, kita akan meng-cover sejumlah 152.434 siswa. Pada fase pertama ini, program KIP akan menggunakan data-data siswa miskin yang kemarin menerima BSM," ujar Anies di Kemenko PMK, Jl Medan, seperti dilansir dari detiknews.
Inilah Daerah Tahap I 152 Ribu Siswa  Dibagikan Kartu Indonesia Pintar Dan Sehat
Sebagai pilot project, KIP yang termasuk dalam Program Keluarga Produktif ini rencananya disebar ke 18 provinsi antara lain Jembrana, Pandeglang, Kota Jakarta Barat, Kota Jakarta Pusat, Kota Jakarta Selatan, Kota Jakarta Timur, Kota Jakarta Utara, Cirebon, Kota Bekasi, Kuningan, Kota Semarang, Tegal, Banyuwangi, Kota Surabaya, Kota Balikpapan, Kota Kupang, Mamuju Utara dan Kota Pematang Siantar.

Mantan Rektor Universitas Paramadina tersebut menerangkan konsep KIP berbeda dengan BSM. Di mana, KIP cakupan datanya lebih luas karena tidak hanya kategori siswa miskin saja yang dicantumkan tetapi juga rentan miskin dan anak usia sekolah yang tidak bersekolah.

"KIP akan memasukkan komponen siswa berasal dari keluarga rentan miskin sehingga dalam pelaksanaannya di fase berikutnya jumlah penerima akan meningkat. Ini levelnya SD, SMP, SMA dan SMK," terang Anies.

Rencananya, besaran dana yang akan diterima siswa melalui KIP sama seperti BSM. Target peluncuran KIP yang ingin dicetak sebanyak 1.062.434 kartu.

"Perhitungan keseluruhan yang tadi mencetak 1.062.434 kartu untuk anak. Arahnya akan besar. Kita ngebut ngurus data sambil jalan menyiapkan infrastutkurnya," pungkasnya.

Label: ,

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda